Biaya Renovasi Rumah

6 Faktor Penentu Biaya Renovasi Rumah

Renovasi sebuah rumah membutuhkan sebuah pertimbangan yang harus matang. Karena semuanya harus berjalan sesuai dengan rencana dan desain. Tentunya hal tersebut juga bergantung pada biaya renovasi rumah yang harus kamu bayar. Dimana anggaran atau biaya harus seiringan dengan desain renovasi rumah yang kamu inginkan. Jika tidak kamu rencanakan dengan betul biaya renovasi rumah maka berbagai kemungkinan akan terjadi diantaranya adanya perubahan desain, renovasi tidak selesai atau mangkrak, dan membuat kalian harus membuat perencanaan dari awal lagi.

Kamu harus menghitung dengan cermat dengan mengalokasikan waktumu sedikit untuk melakukan perhitungan mengenai kontraktor, bagian rumah yang akan kamu renovasi dan lain sebagainya yang menjadi pokok pekerjaan selama renovasi nanti.

Sebelum kamu merenovasi rumah ada baiknya kamu mengetahui apa saja keuntungan dan kekurangan jika kamu melakukan renovasi rumah. Dengan begitu kamu akan lebih siap akan berbagai konsekuensi yang akan kamu hadapi ke depan.

Keuntungan dan Kekurangan Jika Kamu Renovasi Rumah

Memutuskan renovasi rumah harus dengan persetujuan penghuni rumahmu, apakah mereka siap jika ada renovasi atau tidak. Jika kita berbicara keuntungan renovasi rumah tentunya akan berdampak pada harga penjualan yang semakin mahal atau tinggi dan membuat para penghuni rumah menjadi semakin nyaman ketika tinggal di rumah.

Sedangkan untuk kekurangannya dalam merenovasi rumah adalah ada kemungkinan kamu harus pindah sementara dari rumah yang akan di renovasi apalagi jika renovasi yang akan kamu lakukan besar. Biaya renovasi rumah ada kemungkinan akan membengkak. Untuk itu perlu adanya perencanaan anggaran yang tepat agar tidak pembengkakan tidak terlalu memberikan efek yang merugikan bagi kamu.

Faktor yang Mempengaruhi Biaya Renovasi Rumah

Para pakar atau desainer sebuah rumah menyatakan bahwa jika kamu akan merenovasi sebuah rumah ada baiknya biaya renovasi rumah tidak melebihi 5% biaya yang kamu perlukan pada waktu membeli rumah. Karena jika kamu melebihi 5% ini ada kemungkinan kamu akan memperoleh kerugian saat kamu menjualnya di kemudian hari. Oleh karena itu dari awal kamu harus sudah bisa membuat perkiraan anggaran maksimal tetapi tetap realistis dalam renovasi sebuah rumah. Berikut 6 faktor yang penting kamu pahami ketika memperkirakan biaya renovasi rumah.

  1. Tipe renovasi

Kamu harus bisa menghitung biaya renovasi rumah secara keseluruhan, kamu bisa meminta tolong pada pakar atau arsitek dan desainer interior untuk membantu kamu membuat rancangan anggarannya. Nah jika kamu membeli rumah jadi dan mengharuskan kamu mengambil langkah renovasi maka perkirakan apa kamu harus renovasi keseluruhan atau hanya beberapa bagiannya saja. Jika kondisi rumah barumu perlu renovasi total tentunya akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, maka kamu harus perkirakan baiay renovasi yang realistis sesuai dengan budget yang kamu punya.

Jika rumah yang akan kamu renovasi merupakan rumah tinggalmu maka kamu harus renovasi tepat pada area yang penting. Dan jika kamu berniat merenovasi untuk meningkatkan harga jual maka sesuaikan dengan trend sekarang ini dan jangan melebihi 5% biaya dari harga belinya.

  1. Ketahui area yang di renovasi

Renovasi pada dasarnya bergantung pada kondisi rumah. Biasanya area utama yang sering membutuhkan renovasi itu diantaranya dapur, kemudian langit-langit rumah, atau kamar yang kamu tempati. Renovasi banyak dilakukan pada rumah-rumah yang menjadi area perdagangan rumah, yang mana tentunya akan berdampak pada harga jual yang tinggi.

  1. Memahami sifat renovasi yang kamu lakukan

Hal yang tidak kalah penting adalah mengetahui sifat renovasi yang akan kamu lakukan. Dimana kamu harus mempekerjakan kontraktor khusus jika kamu perlu renovasi terkait listrik, leden, bahkan tukang kayu. Jika sifat renovasi yang kamu lakukan bersifat umum seperti pengecatan kamu bisa mempekerjakan mereka yang biasa bekerja mengecat rumah.

  1. Perkirakan usia rumah

Semakin tua rumah tentunya akan semakin banyak area yang perlu di renovasi. Karena pada bagian rumah seperti ledeng, kabel, ventilasi, dan sebagainya pasti memerlukan perhatian khusus. Apalagi rumah yang bergaya non-lifetime sehingga akan membutuhkan renovasi untuk menjadikannya rumah masa kini.

  1. Mempunyai izin mendirikan bangunan

Izin mendirikan bangunan wajib kamu miliki sebelum kamu melakukan renovasi ataupun pembangunan sebuah rumah. Ini penting untuk mengjindari masalah yang akan terjadi di depan yang berhubungan dengan kode etik pembangunan. Jika kamu sudah mempunyai izin mendirikan bangunan, maka ini akan menguntungkan kamu dalam hal waktu dan uang.

  1. Size rumah

Size atau ukuran rumah juga mempengaruhi biaya renovasi rumah, karena semakin luas rumahmu maka semakin besar anggaran yang kamu perlukan untuk renovasi. Jika size besar ada baiknya kamu fokus pada area yang akan kamu renovasi apa itu kamar, kamar mandi, atau memang khusus untuk area dapur. Tujuannya untuk menghemat biaya renovasi rumah yang harus kamu keluarkan.

Nah itulah 6 faktor penting dalam membuat perkiraan biaya renovasi rumah. Kamu bisa meminta bantuan ahli atau pakar seperti arsitek, desainer interior dan ahli-ahli yang bisa kamu percaya untuk membuat anggaran renovasi rumah yang akan kamu lakukan. Ini akan lebih menghemat waktu dan biaya serta memperkecil kesalahan yang akan terjadi di depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *